Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan, langkah ini dilakukan agar perusahaan plat merah yang di bawahinya tidak kalah saing dengan gadai-gadai swasta yang semakin berkembang dan tengah menambah sisi layanan bagi nasabah.
“Inovasi produk yang kami akan lakukan antara lain Gadai Efek, Gold Card, Digital Lending, Pegadaian E-Wallet & Pegadaian Remittance, Amanah Korporasi, Rahn Umroh, Express Loan dan Rahn Surat Berharga. Kami ingin nasabah Pegadaian merasa nyaman dengan layanan produk yang makin variatif,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Senin (14/1/19).
Dia menambahkan, untuk proyeksi keuangan dan bisnis, perseroan pada 2019 ini akan terus tumbuh. Pendapatan usaha diproyeksikan sebesar Rp 13,981 triliun atau tumbuh menjadi 21,3 persen, biaya usaha sebesar Rp 9,741 triliun atau 24,0 persen, laba usaha sebesar Rp 4.062 triliun atau 10,8 persen, dan laba setelah pajak sebesar Rp 3,018 triliun atau 10,8 persen.












