Menariknya, kata dia, pada survei elektabilitas ini, muncul sebuah nama yang tidak diduga. Nama tersebut mendapatkan perolehan 9 persen.
“Ia adalah siapapun kandidat yang didukung oleh Wali Kota Risma,” kata Mochtar.
Menurut dia, dengan posisi sekarang, siapapun nama yang mendapatkan dukungan dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini secara otomatis telah memiliki modal awal sebesar 9 persen.
“Sudah sangat cukup untuk langkah awal. Walaupun masih memiliki selisih yang lumayan dengan yang berada di posisi pertama dan kedua,” katanya.
Lebih lanjut, di kisaran elektabilitas 2 persen dan 1 persen hingga 0 persen, Mochtar membeberkan juga ada beberapa nama yang masuk. Untuk kisaran 2 persen, ada Azrul Ananda dengan 2.8 persen dan Anwar Sadad dengan 2.5 persen serta Bayu Airlangga dengan 2 persen.



