Disinggung mengenai anggaran branding batik, Ra Badrut mengaku, setiap OPD dianggarkan sekitar 10 juta rupiah, bahkan ada yang 1 juta per mobil. Sepeda motor dinas pun juga di branding batik.
“Berharap, dengan adanya branding mobil dinas milik pemerintah, akan lahir promosi-promosi baru dan batik di Kabupaten Pamekasan semakin maju dan dicintai,” pungkasnya.(Ridho)



