Harga beras yang dijual Bulog di pasar dengan kemasan 5 kg dipatok sebesar Rp 8.550 per kg. Tetapi jika masyarakat mengambil sendiri di gudang Bulog dipatok sebesar Rp 8.100 per kg. Saat ini, harga beras medium di pasar di kisaran Rp 9.500 – 10.000 per kg.
Ppertama OP dikucurkan 15 ton beras yang dijual di Pasar Besar, Pasar Dinoyo, dan Pasar Blimbing, serta Rumah Pangan Kita (RPK) yaitu gerai yang menjual bahan kebutuhan pokok yang disediakan Bulog. Selanjutnya, OP beras juga menjangkau pasar-pasar tradisional secara luas serta lingkungan perumahan di tingkat kelurahan. Stok beras sebanyak 26.000 ton, sangat mencukupi untuk kebutuhan OP sepanjang 2019 karena serapan beras medium hanya mencapai 585 ton.
Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan OP menunjukkan bahwa pemerintah mengantisipasi secara riil potensi kenaikan harga beras memasuki musim tanam. Dengan ketersediaan stok beras berkualitas baik dari Bulog dan harga yang terjangkau, masyarakat diharapkan dapat merespons dengan positif. Dengan demikian, harga beras diharapkan tetap stabil saat pasokan di pasar berkurang karena belum memasuki musim panen.
Kepala Seksi Statistik dan Distibusi Badan Pusat Statistik Kota Malang, Dwi Handayani Prasetyawati, mengatakan OP beras yang digelar Bulog telah efektif menekan harga komoditas pangan tersebut di Kota Malang. Bahkan, pada 2018, beras mengalami deflasi sebesar 5,5539 persen dan turut menjadi penghambat inflasi. Pada bulan tertentu harga beras memang sempat naik. Namun, jika dirata-ratakan justru terjadi deflasi, penurunan harga.



