Muhamad Ali menambahkan bahwa pencapaian ini adalah hal yang membanggakan dan menunjukkan komitmen kuat dari korporasi untuk senantiasa menyelenggarakan bisnis pembangkitan tenaga listrik dengan aman, bersih, hijau, andal, dan efisien.
Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Direktur Utama PT PJB, Iwan Agung Firstantara menyampaikan, bahwa PROPER Emas yang diperoleh PLTU Paiton adalah sinergi yang berkelanjutan antara korporasi dengan masyarakat di sekitar wilayah pembangkit.
Terumbu karang yang hanya sekitar 750 meter dari bibir pantai PLTU tetap terawat dan menjadi destinasi wisata baru yang menjadi tambahan pendapatan bagi masyarakat Desa Binor dan sekitarnya.
Berkat upaya pemberdayaan dan edukasi yang dilakukan PT PJB UP Paiton, kesadaran menjaga kelestarian lingkungan dan keberlangsungan ekosistem telah menjadi budaya baru di lingkungan masyarakat. Salah satunya, nelayan telah menggunakan metode baru yang lebih ramah lingkungan, sehingga dapat menjamin keberlangsungan populasi ikan dan kelestarian keankeragaman hayati laut,” jelas Iwan.
Adapun Indonesia Power memperoleh PROPER Emas karena mengedepankan aspek continuous improvement dan inovasi dalam segala hal sehingga melebihi dari yang dipersyaratkan oleh pemerintah. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Direktur PT Indonesia Power Sripeni Inten Cahyani yang menyatakan bahwa program unggulan CSR PLTDG Pesanggaran menjadi salah satu upaya terbaik dalam peraihan penghargaan tersebut.












