Ketua Umum Muslimat NU itu merasakan suasana yang mengkhawatirkan terkait integrasi bangsa, khususnya dari maraknya hoaks yang sepanjang Tahun 2018 berkembang di masyarakat.
“Kita tidak berharap terjadi distorsi sosial karena setuju dan tidak setuju di media sosial yang begitu luar biasa. Itu disebabkan oleh informasi yang tidak sempat terklarifikasi. Masyarakat melalui media sosial selama ini hanya melakukan `sharing` dan `sharing`,” ujarnya.
Karenanya melalui kegiatan doa bersama yang digelar Musliimat NU Jatim hari ini dia berharap terjadi konsolidasi di tengah masyarakat yang lebih baik.



