Tak hanya unggul dari segi kecepatan dalam mendeteksi wajah, Uki juga mengklaim jika hasil luaran SIFARS ini bisa akurat hingga 99 persen.
“Baik terlihat pada posisi wajah penuh maupun pada wajah sebagian,” ungkapnya.
Ia menambahkan, terobosan SIFARS ini juga dinilai timnya lebih compatible. “Hal Ini dikarenakan SIFARS bisa dihubungkan dengan berbagai jenis IP Camera,” papar alumnus ITS tersebut.
Mewakili tim, Uki berharap untuk ke depannya SIFARS ini dapat dikerjasamakan dengan pihak pemerintah dan kepolisian. “Mengingat banyak sekali manfaat dari adanya SIFARS ini, seperti untuk bukti forensik, pemantauan keamanan maupun membantu dalam pelacakan keberadaan seseorang,” tandasnya meyakinkan.(rur)












