Menurutnya, paling besar potensinya memang di perusahaan kecil itu dengan potensi 12,5 juta tenaga kerja yang belum terlindungi.
Menurutnya, saat ini di Jawa Timur dari total sekitar dua juta, baik perusahaan besar, sedang, dan kecil, baru 68.448 perusahaan yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Jumlah tersebut meningkat sekitar 18 persen dibanding tahun 2017.
“Kalau perusahaan sedang atau besar di Jatim, sudah 90 persen menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kalau usaha kecil itu ya baru 10 persen,” ucapnya.(ant/wan)












