“Saya usulkan gimana kalau tenaga pengawas yang sukses mengajak atau menaikan perusahaan daripada keikutsertaan di BPJS Ketenagakerjaan itu mendapat kredit poin untuk kenaikan pangkat mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Timur, Dodo Suharto pada kesempatan yang sama mengatakan, saat ini sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) baru sekitar 10 persen dari total usaha kecil yang sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Pada 2019, kami akan menggandeng Dinas Usaha Kecil Menengah Jawa Timur, untuk menjaring UMKM di wilayah tersebut, agar mau menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Apalagi, potensinya sangat luar biasa, dimana saat ini ada 12 juta lebih tenaga kerja pada UMKM yang belum terlindungi BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.












