Gubernur Jatim, Soekarwo di DPRD Jatim, Kamis (29/11) mengatakan, pihaknya telah menggandeng ahli dari UGM dan UPN Yogyakarta untuk memetakan potensi pertambangan di Jatim. Diharapkan, dengan adanya data potensi tersebut, maka Pemprov Jatim bisa segera bergerak menentukan langkah lanjutan. “Makanya kita menggandeng ahli UPN dan UGM ya untuk mengatasi itu,”ujarnya.
Soekarwo menyebut, selain galian C, keberadaan tambang emas liar juga marak di Jatim. Wilayah pesisir selatan Jatim sendiri ada potensi dan kandungan emas yang cukup tinggi. “Memang di Jatim kayaknya emas di beberapa wilayah selatan,” pungkasnya.












