“Ini semua berkat konsep yang digulirkan Pakde Karwo, yang dinamakan konsep kesalehan sosial. Sebuah konsep yang menyentuh seluruh sisi kehidupan, baik dunia dan akhirat. Konsep ini istimewa, karena tidak dimiliki oleh provinsi lain. Semua ini tidak lepas dari style kepemimpinan Pakde Karwo dalam sepuluh tahun memimpin Jatim” ujarnya.
Memasuki usia ke-73 tahun provinsi Jawa Timur, katanya, masyarakat di Jatim semakin bertambah dan beragam, namun Pakde Karwo telah berhasil menjaga karakter khas dari provinsi ini, yakni karakter pejuang, petarung, berani, membela yang lemah, dan pekerja keras, namun tetap berada dibawah payung karakter religiusitas.
“Jawa Timur masih eksis sebagai provinsi yang punya kearifan dan keberanian lokal. Ini ditunjukkan Pakde Karwo, dimana beliau adalah satu-satunya kepala daerah yang berani membela rakyatnya ketika ada keputusan dari pemerintah pusat yang berpotensi merugikan,” terangnya. (JN/ris/s)












