Pakde menuturkan, berkat pembangunan yang berbasis spiritual, Jatim tetap menjadi provinsi dengan kehidupan bermasyarakat yang harmoni. Artinya, meskipun masyarakatnya beragam, namun provinsi ini menjadi tempat yang ramah, aman, nyaman, dan memberikan ruang publik (public sphere) yang cukup bagi masyarakat.
“Dengan begitu, terjadi saling menyapa diantara pemimpin dan rakyatnya, Ibarat harmoni, jika didengarkan suaranya indah sekali. Saya optimis Jatim bisa mendendangkan suara tersebut dengan baik. Sebab seluruh elemen di provinsi ini sangat mensyukuri nikmatNya dan sepakat pembangunan berbasis spiritual ini harus dijaga” paparnya.
Ketua DPRD Jatim, Abdul Halim Iskandar, memberikan apresiasi positif terhadap kinerja Pakde Karwo. Menurutnya, dalam dua periode kepemimpinan Pakde Karwo, provinsi ini telah menjadi barometer nasional, baik barometer ekonom, politik, budaya, keberagaman, dan lainnya.












