Ia menuturkan, tiga orang meninggal dunia tersebut di antaranya Nuril Kamiliya, usia 7 tahun, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Sumenep, H. Nadhar, usia 55 tahun, Dusun Jambusok, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Sumenep dan seorang laki-laki dewasa masih dalam proses identifikasi, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Sumenep.
“BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Sumenep langsung terjun ke lokasi untuk menangani dan melakukan pendataan baik yang meninggal dunia maupun kerusakan akibat gempa. Berdasarkan analisa gempa ini tidak berpotensi tsunami,” ujarnya.



