Dengan aplikasi yang bisa diunduh dari playstore dengan keyword ‘tetangga’, katanya, warga bisa mengetahui apa yang sedang terjadi di lingkungannya masing-masing. Penggunaannya pun sangat mudah seperti menggunakan facebook dan whatsapp. “Bila ada masalah di lingkungan tetangga bisa dideteksi, diatasi dan diselesaikan dengan cepat,” jelas Gus Ipul.
Untuk sementara aplikasi ini hanya melayani warga yang tinggal di Sidoarjo karena sebagai salah satu kabupaten percontohan. Dan diharapkan nantinya, semua Ketua RT dan RW menjadi admin dari masing-masing lingkungannya.
“Aplikasi program Gerakan Peduli Tetangga ini tidak hanya khusus bagi pengguna smartphone, tetapi juga bisa handphone jadul, telepon rumah ataupun bagi yang sama sekali tidak memiliki telepon. Karena akan ada posko-posko di setiap daerah,” katanya.
Untuk melayani warga yang menggunakan telepon rumah namun ingin bergabung menjadi member ‘Tetangga’, Gus Ipul yang menggagas aplikasi ini bersama pengamat politik Eep Saefullah Fatah telah menggandeng sebuah perusahaan IT untuk menyediakan call center.
“Program pribadi saya ini InsyaAllah akan bermanfaat bagi warga dan pemerintah. Karena ke depannya bisa menjadi i-Census dan semua untuk juga untuk Indonesia,” pungkasnya.(hdi/cn01)












