Luki menyatakan pihaknya membutuhkan tokoh-tokoh agama untuk bersama dan berperan aktif menangkal hoaks dan ujaran kebencian.
“Menghadapi Pemilu 2019 kami harap peran gereja ikut melancarkan dan mengamankan situasi di Jatim,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Persektuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Pdt Rudolf F. Polimpung M.Div mengapresiasi dan mendukung ikhtiar dari Kapolda Jatim dalam menangkal hoaks dengan memulai dari lingkungan gereja.



