Cakrawala SurabayaHeadline

Terminal Sementara Joyoboyo Mulai Dikeluhkan Para Sopir

×

Terminal Sementara Joyoboyo Mulai Dikeluhkan Para Sopir

Sebarkan artikel ini

Pasalnya atap kanopi terminal sementara relokasi Terminal Joyoboyo ini hanya disediakan selebar 0,75 meter saja. Yang membuat kondisi terminal sementata menjadi sangat panas dan membuat calon penumpang tidak nyaman.

“Bahkan tak jarang penumpang itu sudah masuk keluar lagi nggak tahan. Panas sekali nggak teduh,” katanya. Hal itu membuat mereka harusbrela berangkat dan tak berani ngetem terlalu lama lantaran takut kehilangan penumpang.

Hal senada juga disampaikan oleh Suwignyo, sopir angkutan jurusan Wiyung dan kawasan Surabaya Barat. Ia mengatakan sejak ada relokasi terminal sementara sistem pengambilan penumpang jadi semakin tidak teratur.

Pasalnya, jumlah angkutan umum satu jurusan saja sampai 50 unit. Sedangkan saat ini di tempat penampungan terminal sementara itu untuk satu jurusan hanya diberi maksimal empat unit yang bisa antri mengisi penumpang.

Sedangkan sisinya semrawut di sekitar Jalan Gunungsari. Beberapa angkutan yang tidak kebagian tempat antrian mengisi penumpang masuk lagi di terminal mengisi ruang kosong yang belum dilakukan pembangunan fisik terminal intermoda Joyoboyo.

“Dampaknya penumpanag kami berkurang banyak. Tidak ada sosialisasi atau penanda tempat ngetem angkot pindah. Itu tidak,” ucap Suwignyo.

Pada Habibah, ia meminta agar kondisi ini bisa segera dibereskan. Dinas Perhubungan Kota Surabaya setidaknya harus memberikan solusi, paling tidak harus ada petugas yang membantu mengurai kemacetan dan mengarahkan penumpang di Jalan Gunungsari.

Melihat kondisi tersebut Habibah mengaku miris dan prihatin. Kondisi terminal sementara itu jelas membuat tidak nyaman baik untuk para sopir maupun penumpang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *