Lebih lanjut gubernur mengatakan, ini cara internasional yang perlu mendapat dukungan. “Saya sebagai gubernur sudah pasti akan mendukung acara tersebut. Acara tahunan dunia itu, tidak akan serta merta memilih Surabaya kalau tidak mempunyai dasar. Mari kita dukung bersama-sama susksesnya acara ini.
Karena suksesnya acara ini akan berdampak positif kepada provinsi ini. Saya juga minta segera bentuk panitia. Bekerjalah secera profesional, sehingga acara tersebut dapat sukses,” tambah gubernur.
H.M.Y. Bambang Sujanto mengatalan, kongres tahunan tersebut diselengrakan oleh ZIPF atau Yayasan Perdamaian Internasional Cheng Hoo didirikan oleh peneliti dari Amerika, Tiongkok, Malaysia dan Uni Emirat Arab, serta para ulama dunia. Tujuannya, memperdalam pemahaman dan mempererat komunikasi antara masyarakat dunia Tionghoa dan dunia muslim yang langgeng.
Pada Zhenghee International Forum Ke-4 yang digelar di Islamabad, Pakistan 15-17 Agustus 2018 secara resmi diputuskan Kota Surabaya mendapat kehormatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Zhenghee International Forum Ke-5. Seperti diketahui, delegasi cendikiawan, ulama Jawa Timur dan Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) Surabaya, Senin (13/8/2018), berangkat menuju Islamabad, Pakistan. Mereka menghadiri undangan konferensi internasional Zheng He ke-4 yang digelar 15-17 Agustus 2018.












