“Banyaknya pengalaman dalam kegiatan peragaan busana akan menjadi pelajaran dan evaluasi dalam mengikuti Paris Fashion Week 2018,” ujarnya.
Lia Afif ingin menjadikan Indonesia sebagai kiblat fashion batik model muslim dunia dengan mengenalkan batik-batik yang memiliki karakter yang kuat seperti batik Solo, sehingga diharapkan jadi tren pakaian muslim di dunia.
Sementara pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Jember Dedi Winarno menyambut baik rencana desainer Lia Afif yang mempromosikan batik Jember dalam peragaan busana di Paris Fashion Week, sehingga batik Jember bisa “go” internasional.
“Digunakan batik Jember dalam peragaan busana di Perancis akan berdampak positif bagi Kabupaten Jember,” katanya. (Ant)












