Dirinya telah menjelaskan bagaimana mengimput data, menyimpan, dan diolah sebagai satu kesatuan basis data dalam perangkat lunak komputer berbasis spasial. Pihaknya juga telah mengajarkan aplikasi Avenza Map pada HP berbasis Android untuk pengecekan/updating data di lapangan. Harapannya, dengan kegiatan ini nantinya pencatatan data sumberdaya lahan dan komoditas pertanian lebih akurat, lengkap, mudah diolah dan gampang diakses. (jal)
dan NPK 300 kg per hektar dengan cara dilarutkan ke air lalu di berikan ke tanaman dengan cara dikocor”, beber Ratno. “Air tersedia melimpah disini, kalau musim kemarau tinggal pakai sprinkle. Justru kalau ditanam di musim hujan hasilnya jelek,” tukasnya.












