Dana tersebut akan disalurkan kepada mahasiswa yang membutuhkan melalui Badan Akademik dan Kemahasiswaan ITS. Mulai saat ini, Agus menjelaskan, ia akan menerapkan sistem orang tua asuh pada beasiswa YBAI. Yang dimaksudkan adalah biaya kehidupan dan studi mahasiswa penerima beasiswa, akan ditanggung sepenuhnya oleh orang tua asuh sebesar 15juta tiap tahunnya. Hingga saat ini, terdapat 21 orang yang bersedia menjadi orang tua asuh.
Ke depannya, Agus berharap sistem orang tua asuh dapat diterapkan sepenuhnya dan pembiayaan dilakukan secara berkelanjutan hingga lulus. “Saya juga berharap, kelak jika anak asuhnya sudah lulus dapat terus dipantau terkait pekerjaannya,” ucap alumni Teknik Elektro itu.
Acara penggalangan dana sekaligus turnamen golf ini pun dijadikan para alumni ITS sebagai ajang silaturahmi serta membangkitkan kepedulian alumni ITS kepada almamater. Agus menambahkan, maksud lain menyelenggarakan kegiatan ini adalah agar dapat mewadahi silaturahmi Rektor ITS bersama alumni dan menciptakan sinergi.
Rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana MSc ES PhD yang turut hadir dalam penyelenggaraan galang dana ini turut angkat bicara. “Saya merasa senang alumni ITS masih peduli pada para juniornya sehingga saya berharap agar kegiatan semacam ini dapat terus berlangsung,” tutur Joni.












