Presiden Global Entrepreneurship Network (GEN) Jonathan Ortmans menyampaikan dalam forum tersebut, nantinya tidak hanya dibahas sebuah selebrasi atau membicarakan kisah sukses enterpreneurhip. Namun, bagaimana mendiskusikan hambatan-hambatan yang telah dialami oleh masing-masing Startup. Bahkan nanti, ada sesi khusus yang membahas sebuah ekosistem yang real terjadi di Surabaya. Bagaimana mereka berproses dengan sangat panjang, hingga proses itu melahirkan sebuah ekosistem yang sustainable di Surabaya.
“Jadi kita (nanti) ada share knowledge(berbagi pengetahuan) tentang kelebihan dan juga kekurangan dari setiap proses (startup) yang terjadi. Dan itu bisa dilihat dalam Hackathon atau juga program Pithcing (presentasi singkat) nantinya dalam SNS 2018,” ujarnya.
Jonathan mengungkapkan, ketika di SNS nanti, pihaknya akan membawa inovasi-inovasi terbaik, dan kebijakan-kebijakan publik yang bakal dipaparkan di Surabaya. Bahkan, kata Jonathan, berbagai kumpulan laporan yang dibuat oleh World Bank, bakal dihadirkan untuk bisa dijadikan ramuan kolaborasi bersama dalam event nanti. “Sehingga itu bisa menjadi sebuah contoh (literatur) untuk bisa berkolaborasi bersama,” terangnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia Ricky Joseph Pesik menambahkan dalam event Bekraf Festival 2018 nanti, akan disinergikan bersama event Startup Nations Summit (SNS). Pada kesempatan itu, pihaknya bakal menghadirkan para pelaku ekonomi kreatif di Indoensia, yang produk karyanya sudah dianggap bisa bersaing dalam dunia industri kreatif yang lebih luas.












