Ke depan Indra menuturkan, Dispendukcapil terus melakukan perekaman e-KTP di sekolah-sekolah. Tujuannya, mengurangi lonjakan antrian di kantor dispendukcapil.
“Selain sekolah, layanan jemput bola juga dilakukan di beberapa tempat seperti liponsos keputih dan rumah tahanan,” terangnya.
Layanan jemput bola yang dilakukan pertama kali di sekolah mendapat respon positif dari salah satu pelajar SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, Elvira Devanti. Siswi kelas XII IPS itu mengaku senang dengan terobosan semacam ini. “Kalau begini enak, nggak ketinggalan pelajaran apalagi sampai bolos sekolah,” ungkapnya.(nafanhadi)












