Yang paling menarik dan inovatif, lanjut dia, sampah botol plastik bisa dijadikan untuk membayar bus, sehingga dia mengaku sangat kagum dengan inovasi ini. “Ini sangat inovatif, sebelumnya saya tidak pernah mendengar semacam ini,” ujarnya.
Oleh karena itu, ia mengaku setelah pertemuan ini akan didiskusikan dengan perwakilan dari Kemendagri Kamboja dan beberapa kota yang ikut untuk bisa bekerjasama dengan Kota Surabaya.



