“Karena pengunjung bisa masuk secara gratis, terlebih acaranya juga digelar di mal maka kami targetkan jumlah transaksi mencapai Rp 40 miliar dan jumlah pengunjung mencapai 25 ribu orang,” urai Joko.
Selain pamerankonsu produk, Pemkot Surabaya juga menyediakan beberapa konsultasi pelayanan publik seperti Dispendukcapil, SIUP TDP, pihak rumah sakit (tes darah) dan PDAM. Selain itu ada seminar terkait ilmu kecantikan dan perancangan busana. “Bentuk layanan dan fasilitas tersebut bertujuan untuk mendekatkan hubungan antara instansi pemerintah dengan masyarakat,” tandasnya.
Dengan terselenggaranya acara ini, Joko berharap agar peserta terus mengembangkan usahanya dengan tidak berpatokan pada event ini saja melainkan juga membangun hubungan interaktif dengan peserta yang lain. “Jangan hanya berpangku tangan, tetapi manfaatkan kegiatan yang lainnya. Siapa tahu ada order-order besar menanti,” pungkasnya.(nafan hadi)












