Uniknya Cookies ini memiliki nama CORONUS (Cookies Sauropus Androgynus). Nama ini mereka ambil dari nama latin daun katuk yaitu Sauropus Androgynus.
Sementara itu, Shinta menuturkan bahwa selain untuk meningkatkan produksi dan memperlancar Asi daun Katuk juga dapatmembantu mencegah Osteoporosis. Karena daun ini kaya akan Kalsium, Fosfor, Zat Besi, dan Potassium. Dalam seikat daun katuk, kandungan masing-masing mineral tersebut bisa mencapai 2,8%. Bahkan, kandungan Zat Besi dalam daun Katuk lebih tinggi daripada daun Pepaya dan daun Singkong.
Selain mencukupi kebutuhan mineral tubuh, adanya kandungan-kandungan tersebut juga dapat meminimalisir risiko osteoporosis.Harapanya setelah diadakan produksi pertama ini, Shinta dan teman-temannya berniatan untuk merambah kedunia pasar agar produksi ini mampu dikenal oleh kalangan luas dan dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah.



