Berita UtamaCakrawala Surabaya

Penghargaan Lee Kuan Yew Diarak dari Korem hingga Balai Kota Surabaya

×

Penghargaan Lee Kuan Yew Diarak dari Korem hingga Balai Kota Surabaya

Sebarkan artikel ini

Ia mengaku, perjalanan mendapatkan penghargaan ini tidaklah mudah, karena ketika mengikuti untuk yang ketiga kalinya ini, dia sudah sempat pesimis.

“Jadi, waktu akan mengikuti ini untuk yang ketiga kalinya, ah mungkin tidak dapat lagi, karena sudah dua kali mengikuti penghargaan ini belum berhasil. Alhamdulillah mengikuti yang ketiga ini kita bisa berhasil mendapatkan special mention,” kata Wali Kota Risma.

Oleh karena itu, pagi hari ini Pemkot Surabaya bersama Forpimda mengarak penghargaan yang sangat bergengsi itu. Selain Lee Kuan Yew World City Prize, arak-arakan ini juga memamerkan tiga penghargaan internasional lainnya.

“Kami arak beberapa penghargaan, supaya masyarakat juga tahu bahwa kita ini banyak mendapatkan penghargaan tingkat internasional,” ujarnya.

Meskipun sudah mendapatkan penghargaan ini, namun perjuangan Kota Surabaya masih belum selesai. Bahkan, Wali Kota perempuan petama di Kota Surabaya ini juga berharap seperti Kota Medellin yang beberapa tahun lalu meraih special mention, dan terus berkembang hingga akhirnya bisa menjadi juara umum. “Jadi, perjuangan kita belum selesai,” kata dia.

Menurut Wali Kota Risma, pembangunan Kota Surabaya ini tujuan utamanya bukan untuk penghargaan, melainkan kesejahteraan bagi warganya. Namun begitu, kesejahteraan kota itu perlu ada parameternya dan harus terukur dan bisa diukur, sehingga dengan penghargaan ini capaian utama itu bisa terlihat. “Saya juga baru tahu kalau tim juri dari penghargaan Lee Kuan Yew ini ada 26 orang, dan yang datang ke Surabaya hanya 7 orang. Jadi, kalau Surabaya lolos, itu memang karena Surabaya ini dinilai lebih dibanding kota-kota lainnya,” tegasnya.

Selain itu, Kota Surabaya ini sudah sejajar dengan kota-kota besar lainnya. Buktinya, yang mendapatkan Lee Kuan Yew World City Prize kategori Special Mention adalah Hamburg (Jerman), Kazan (Rusia) dan Tokyo (Jepang).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *