Pak mur mengatakan kegiatan ini diikuti sekitar 300 an, bersih – bersih yang dilakukan mulai dari Penanjakan, Bukit Kaki Jenggot Kaki Pasir, Sekitar Pura Poten, sampai dengan tangga Bromo. Tak luput juga areal parkir,tempat para pedagang hingga ke puncak bromo. Bahkan sampah yang paling dekat dengan kaldera pun tak luput dari pembersihan sampah.
Sementara Bang Ori mewakili Forum sahabat gunung mengatakan dengan banyaknya sampah ini, semua kembali kesadaran masing – masing. “ Ada yang sadar sampah pribadi meraka bawa kembali,. ada juga yang acuh tak acuh. Maka kami bersama komunitas -komunitas ainnya selalu mengajak semua orang untuk sadar gunung bukan tempat sampah. Keindahan gunung bromo adalah anugerah Tuhan YME yang harus kita jaga bersama kelestarian dan kebersihannya.”ucapnya.
Sementara agenda bersih-bersih tersebut dimulai sekitar pukul 08.00 dan berakhir pukul 13.30. Ada 5 unit truk sampah disediakan oleh pelayanan jasa di Bromo penuh dengan sampah. Ada pula kendaraan roda tiga untuk mengangkut sampah dari kaldera. (kurniawan)












