Cakrawala JatimHeadlineIndeks

Gus Ipul : Jadi Santri Itu Nikmat

×

Gus Ipul : Jadi Santri Itu Nikmat

Sebarkan artikel ini
Gus Ipul saat Menerima Serban Dari Penggurus Pondok Pesantren AL- Hamidiyah Sen - Asen Konang Bangkalan

“Jika ada kesempatan santri harus bersilaturahmi ke rumah kiai. Mengikuti apa yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW yakni siapa yang berkunjung ke rumah orang alim, seolah olah ia bersilaturahmi denganku,” ungkapnya mengutip sebuah hadist Rasulullah.

Ditambahkan, jika tidak bisa bersilaturahmi ke rumah kiai maupun ulama, cara selanjutnya yang harus dilakukan oleh santri yakni dengan berjabat tangan ketika bertemu dengan kiai. Seandainya, tidak dapat melakukan silaturahmi dan berjabat tangan dengan kiai cara selanjutnya untuk mendapat berkah dari Allah SWT yakni dengan mendengarkan apa yang disampaikan kiai pada suatu kesempatan, dengan cara duduk dengan orang alim.

“Rasulullah bersabda, bahwa siapa saja santri yang duduk dalam suatu majelis mendengarkan kiai dan ulama berceramah maka seolah olah dia sedang duduk bersamaku. Jadi jika tidak bisa bersilaturahmi dan berjabat tangan dengan kiai, maka duduk mendengarkan ceramah kiai sama halnya duduk dengan orang alim seperti Rasulullah,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Gus Ipul merasa bangga dan senang bahwa di Indonesia banyak ponpes maupun daerah masih mengadakan majelis-majelis pengajian hingga maulidan sekaligus mendoakan bangsa dan negara kita.

Ia meyakini, apa yang dilakukan kiai dan ulama beserta santrinya ini menjadikan Indonesia tetap aman dan nyaman. “Majelis majelis seperti inilah yang tidak dimiliki oleh negara di timur tengah yang terus dilanda peperangan antar negara. Melalui majelis seperti inilah cara kiai dan ulama menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” pungkasnya yang disambut tepuk tangan dari ratusan santri.(mnhdi/cn01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *