Atas hasil tersebut, tim Ichiro mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang mendukung sejak sebelum hingga keberangkatannya ke Kanada.
“Kami hanya membawa dua robot Humanoid dengan cadangan spare part yang alakadarnya serta tim yang terdiri dari empat mahasiswa,” ujarnya.
Namun di belakang tim kecil ini, lanjutnya, masih terdapat puluhan anggota tim Ichiro lain yang membantu mempersiapkan robot berbulan-bulan sebelumnya. Bahkan, pengembangan robot Ichiro dilakukan sejak tahun 2012.
Tim Ichiro ITS juga berterimakasih kepada Ikatan Orangtua Mahasiswa (Ikoma) ITS, alumni, dan sejumlah pihak industri yang turut membiayai keberangkatan tim ke Kanada ini. Bahkan Atase Perhubungan Indonesia di Kanada sendiri yang melakukan penjemputan dan pengantaran tim Ichiro selama lomba, dan mengajak salat Idul Fitri bersama. Selain itu juga diajak pergi ke Ottawa dalam rangka ramah tamah dengan warga Indonesia dan bertemu dengan Duta Besar RI di Kanada.
“Selama kami di Kanada, kami mendapatkan dukungan yang sangat baik dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan jajarannya, serta masyarakat Indonesia di Kanada,” pungkas Muhtadin. (humas ITS)












