Jembatan yang dibangun 1975 itu sempat ambruk, dengan satu dump truk, dua truk tronton, dan satu sepeda motor tercebur ke Sungai Bengawan Solo, yang mengakibatkan satu korban jiwa.
Saat ini, jembatan kembali beroperasi normal dengan arus lalu lintas kembali seperti sebelumnya.
Dengan jembatan yang sempat ambruk diperuntukkan untuk kendaraan dari arah Lamongan menuju Tuban. Sementara dari arah sebaliknya, menggunakan jembatan di sampingnya.
Pembukaan jembatan widang pascadirenovasi ini disaksikan langsung Gubernur Jatim, Soekarwo, Rabu (6/6/2018).
Gubernur Jatim Soekarwo didampingi pejabat PUPR, Dinas Perhubungan Jatim, Bupati Tuban Fathul Huda turun langsung ke jembatan untuk melihat kondisi jembatan pascadiperbaiki dan dilakukan uji coba getaran.



