Pihaknya, kata Hengki, juga telah menggandeng TNI Angkatan Udara untuk mengantisipasi aksi mogok para pilot.
Kerja sama itu untuk memastikan operasional penerbangan tetap berjalan normal, meski ada aksi mogok.
“Tentunya kami apabila ini terjadi mogok, kami akan mengoptimalkan seluruh pilot yang ada di Garuda. Kedua, tentunya untuk jangka panjang kami sudah bekerja sama dengan TNI AU untuk pemanfaatan SDM di bidang pilot,” katanya.












