“Kami berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik berupa penyediaan tenaga ahli maupun akses sarana prasarana yang diharapkan mampu menunjang riset dan praktikum mahasiswa,” lanjutnya.
Dalam pertemuan tersebut, Karantina Jawa Timur turut menjelaskan berbagai tugas dan fungsi perkarantinaan, khususnya yang berkaitan dengan karantina hewan.
Materi yang dibahas mencakup pengawasan lalu lintas hewan hingga upaya mencegah penyebaran penyakit hewan menular.
Aspek keamanan pangan yang berasal dari hewan juga menjadi bagian dari pembahasan.
Hal ini dinilai relevan dengan pengembangan kajian ketahanan pangan yang tengah dipersiapkan Unesa.
Kerja sama yang dibahas tidak berhenti pada dukungan fasilitas.
Karantina Jawa Timur dan Unesa juga membuka peluang keterlibatan dalam kegiatan akademik, mulai dari praktikum mahasiswa, penelitian, pengabdian kepada masyarakat hingga edukasi publik.





