“APBD sendiri meminta untuk pekerjaan proyek-proyek tersebut sudah diselesaikan, karena tinggal 10 persen, anggarannya juga ada,” tegas Aning.
Dari sisi pendapatan daerah, Aning menyebut capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menunjukkan adanya ruang fiskal untuk mendukung penyelesaian pekerjaan.
Selain memastikan penyelesaian proyek, Aning meminta Pemkot Surabaya memberi perhatian khusus terhadap lokasi-lokasi yang rawan banjir.
Menurutnya, pekerjaan infrastruktur yang sedang berjalan harus benar-benar mendukung penanganan persoalan genangan, terutama ketika curah hujan meningkat.
“Kita memastikan, karena mungkin proses pembangunan ada yang multi-use ya, itu dipastikan betul titik-titik banjir itu juga,” paparnya.
Aning berharap proyek yang telah menghabiskan anggaran dan mencapai progres tinggi tidak justru menyisakan pekerjaan ketika musim hujan tiba.
Menurutnya, penyelesaian hingga tahap akhir penting agar manfaat pembangunan bisa segera dirasakan warga sekaligus mengantisipasi potensi persoalan di lapangan. (*)



