Green Force mulai tampil lebih berani selepas turun minum dan meningkatkan intensitas serangan.
Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Persebaya mencatatkan delapan tembakan, dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang. Tidak satu pun berujung gol.
“Terkadang, ada pertandingan ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai harapan. Hari ini, kami kurang beruntung. Kami kehilangan tiga poin dan tentu sangat kecewa dengan hasil ini,” ujar Coach Tavares.
Peluang terakhir Persebaya datang pada masa injury time.
Wasit menunjuk titik putih setelah Risto Mitrevski dilanggar di kotak penalti. Insiden tersebut lebih dulu ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR).
Alex Martins mendapat kepercayaan sebagai eksekutor. Namun, tendangan pertamanya berhasil dibaca kiper PSM.
Wasit kemudian memutuskan penalti harus diulang karena kiper tuan rumah dinilai bergerak lebih dahulu sebelum eksekusi.






