Tavares menilai Persebaya perlu mengantisipasi karakter permainan lawan, terutama ketika PSS memanfaatkan kecepatan untuk menembus pertahanan.
“Jika mereka mengandalkan pemain-pemain bertubuh tinggi di lini depan, kami harus berusaha mencegah umpan silang masuk ke area berbahaya. Jika mereka mengandalkan pemain yang memiliki kecepatan, kami harus mampu mengontrol kedalaman pertahanan dan menjaga jarak antarpemain agar tidak memberikan ruang bagi lawan,” jelas Tavares, Kamis 15 Oktober 2026 dikutip dari laman klub.
Selain kecepatan, PSS juga memiliki pemain dengan postur tinggi yang dapat menjadi ancaman melalui umpan silang.
Tavares menyebut tim asal Sleman itu memiliki sejumlah pemain yang bisa mengisi beberapa posisi di lini depan.
“Mereka memiliki sejumlah pemain bertubuh tinggi, termasuk penyerang dengan tinggi lebih dari dua meter. Ada juga pemain yang bisa bermain sebagai winger, penyerang lubang, maupun penyerang tengah, dengan tinggi sekitar 190 sentimeter. Selain itu, mereka memiliki (Gustavo) Tocantins dan pemain asal Jepang (Tanaka) yang mencetak dua gol pada pertandingan terakhir,” kata Coach Tavares.













