“Ukuran keberhasilan pembangunan tidak hanya dihitung dari angka pertumbuhan, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” sambungnya.
Ia menegaskan, pertumbuhan ekonomi perlu diiringi pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Jawa Timur. Kebijakan dan anggaran daerah harus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan kerja, serta memperkuat layanan pendidikan dan kesehatan.
“Pertumbuhan ekonomi harus dibarengi pemerataan pembangunan di seluruh wilayah,” tegasnya.
Musyafak juga menyoroti pentingnya pengelolaan potensi daerah, mulai dari sektor pertanian, kelautan, industri, perdagangan, pariwisata, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pengelolaan tersebut dinilai perlu dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan.
“Kebijakan dan anggaran daerah harus membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, mengurangi kemiskinan, serta menjamin kesejahteraan petani dan nelayan,” ujarnya.



