Terkait dengan bantuan mobil perpustakaan, wali kota menjelaskan bahwa di Surabaya, fungsi mobil perpustakaan dirasa sangat membantu dalam menyediakan akses literasi kepada anak-anak.
Selama ini, mobil perpustakaan ikut berperan aktif dalam memberikan layanan literasi baik di kampung-kampung maupun di taman.
“Saat ini kita mempunyai 1400 Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Tapi itu kita masih kurang, karena masih banyak yang belum tersentuh,” ujarnya.
Saat ini, lanjutnya, Pemkot Surabaya memiliki lima mobil perpustakaan keliling untuk mendukung akses literasi di kampung-kampung yang belum terdapat TBM. Akses literasi ini, tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan anak. Namun, menurut Wali Kota Risma, dengan adanya literasi tersebut, diharapkan dapat meningkatkan daya imajinasi anak.












