“Pembiayaan semua ditanggung pemkab, yang penting adalah keluarga ikhlas dan mendukung upaya pengobatan bagi mereka yang menderita gangguan psikologis ini.” Jelasnya kemarin
Berdasarkan data, penderita ODGJ di Bojonegoro sejumlah 31 pasien, diantaranya memang ada yang di sendirikan dalam ruang khusus dengan pertimbangan keamanan, karena membahayakan orang disekitar. Namun banyak pula yang sudah jauh lebih baik dan bisa berinteraksi dan bersosialisasi dengan warga sekitar. Diharapkan dengan adanya pengobatan gratis bagi penderita ODGJ ini tidak ada lagi pasien yang dipasung atau dikurung



