Hal ini disampaikan Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo saat memberikan kuliah umum dalam acara Airlangga Leadership Program 2015 di Aula Garuda Mukti Kampus C Universitas Airlangga Surabaya, Sabtu (19/12).
Dalam paparannya, Pakde menyinggung tentang kepemimpinan yang tidak bisa sekadar dijalankan tetapi harus dengan nilai (value) yang kuat dan positif. Jatimnomics, menurutnya, ialah pengejawantahan kepemimpinan yang memiliki nilai keadilan. Pembangunan tidak hanya mengejar angka, tetapi juga keadilan dan pemerataan.
Salah satu wujud nilai keadilan yang ingin diciptakan oleh Jatimnomics misalnya hadir dalam kebijakan fiskal yang berbeda terhadap unit bisnis di berbagai level. Pada bisnis segmen besar, Pemerintah cukup memfasilitasi saja dengan cara menjamin kelangsungan investasi melalui kemudahan perijinan dan kepastian keamanan usaha. Sementara, segmen UMKM perlu distimulasi melalui kemudahan fasilitas pinjaman lunak. Terakhir, mereka yang di kelompok miskin lah yang perlu mendapat intervensi melalui program Jalin Kesra (Jalan Lain Menuju Kesejahteraan) dan Jalin Matra (Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera) .



