“Sudah tercatat 434 kasus cerai gugat maupun cerai talak,” katanya, Rabu (23/5/2018) sejak periode bulan Januari sampai April 2018.
Diperkirakan selama 4 bulan terakhir, setidaknya ada 3 sampai 4 perceraian setiap hari yang terjadi di Kabupaten berslogan Gerbang Salam tersebut.
“Jumlah kasus KDRT ini memang terbanyak dari alasan lainnya, yakni sekitar 26 kasus,” tambahnya.












