Skor 0-0 pada babak pertama menggambarkan satu persoalan Persebaya: dominasi dan peluang belum cukup untuk menghasilkan gol.
PSIM mampu menjaga rapat pertahanannya, sementara Cahya beberapa kali tampil sebagai penghalang terakhir.
Kondisi berubah pada menit ke-49.
PSIM harus bermain dengan 10 orang setelah Adrian Purzycki mendapat kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Toni Firmansyah.
Keunggulan jumlah pemain membuat Persebaya semakin leluasa menekan.
PSIM harus mengubah pendekatan dan lebih banyak bertahan untuk menjaga keseimbangan permainan.
Namun, gol yang ditunggu Bajul Ijo tidak langsung datang.
Persebaya baru memanfaatkan situasi tersebut pada menit ke-81.













