Persebaya datang dengan modal satu poin dari pertandingan pertama.
Pada laga pembuka, Green Force bermain imbang melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Kini perhatian pemain sepenuhnya tertuju pada PSIM.
Catur menyebut timnya memahami kualitas lawan yang bisa membuat pertandingan berjalan sulit.
“Kami sudah fokus untuk pertandingan besok. Kami tahu PSIM adalah tim yang cukup sulit untuk dikalahkan, tetapi kami akan berusaha memberikan yang terbaik sejak awal sampai akhir pertandingan. Kami ingin bekerja keras bersama-sama untuk mendapatkan hasil yang kami inginkan,” jelas pemain berusia 27 tahun tersebut.
Bagi Catur, menghadapi PSIM bukan sekadar persoalan mendapatkan tiga poin. Ada ekspektasi suporter yang ikut dibawa ke lapangan.
Home perdana musim ini menjadi momen yang dinantikan pemain dan suporter.











