Cakrawala Surabaya

BPBD Surabaya Buka Suara Soal Sesar Aktif dan Potensi Gempa

×

BPBD Surabaya Buka Suara Soal Sesar Aktif dan Potensi Gempa

Sebarkan artikel ini
BPBD Surabaya
Kepala BPBD Kota Surabaya, Irvan Widyanto.

Rozikan juga mengungkapkan adanya pergerakan pada masing-masing segmen setiap tahun.

Segmen Surabaya bergerak sekitar 0,5 milimeter per tahun, sementara Segmen Waru mencapai 1 milimeter per tahun.

Jika terjadi gempa dengan magnitudo maksimum, guncangan yang dirasakan berpotensi mencapai intensitas 6 hingga 8 MMI dan dapat menimbulkan dampak serius terhadap bangunan yang tidak memiliki struktur tahan gempa.

“Efeknya apa kalau terjadi magnitudo maksimum? Guncangan bisa mencapai intensitas 6 hingga 8 MMI (Modified Mercalli Intensity). Skala ini dapat memicu kerusakan ringan hingga sedang pada bangunan tahan gempa. Serta kerusakan berat hingga roboh pada bangunan biasa atau tanpa struktur,” jelasnya.

Karena itu, masyarakat diminta tak cuma sekadar tahu keberadaan sesar aktif, tetapi juga memahami langkah penyelamatan ketika gempa benar-benar terjadi.

Salah satunya dengan tidak mudah termakan isu hoaks dan selalu melakukan kroscek melalui sumber informasi resmi.

Masyarakat dapat memantau informasi melalui aplikasi Info BMKG maupun kanal resmi Pemkot Surabaya.

Selain itu, warga juga perlu memahami prinsip penyelamatan diri, mengenali jalur evakuasi dan mengetahui lokasi titik kumpul di lingkungan masing-masing.

“Tetap tenang, kemudian pahami prinsip seperti drop, cover, hold on, seperti menunduk, kemudian melindungi kepala, masuk ke kolong meja dan berpegangan di situ. Kemudian yang tidak kalah pentingnya adalah kenali akses evakuasi, di mana kita berada tentunya sudah ada rambu evakuasi, jalur evakuasi dan titik kumpul. Nah, kemudian lokasi titik kumpul itulah yang menjadi tujuan akhir dari kita apabila terjadi bencana,” pungkasnya. (s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *