Cakrawala Jatim

8 Pendaki Terobos Gunung Semeru saat Jalur Ditutup, Satu Orang Belum Ditemukan

×

8 Pendaki Terobos Gunung Semeru saat Jalur Ditutup, Satu Orang Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Pendaki
Ilustrasi salah satu jalur pendakian di Gunung Semeru. (foto: Tiktok)

Dalam laporan yang sama, petugas juga mencatat empat kali guguran dan empat kali tremor harmonik.

“Gunung Semeru mengalami 29 kali letusan selama enam jam. Status Gunung Semeru masih Siaga,” ujar Petugas Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, dalam laporan tertulis, Rabu, 9 September 2026.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak.

Larangan juga berlaku dalam radius 5 kilometer dari kawah puncak.

Petugas mengingatkan adanya potensi awan panas guguran, guguran lava, dan lahar. Ancaman tersebut dapat terjadi di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru.

“Imbauannya masyarakat dilarang melakukan aktivitas di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer,” pungkas Liswanto. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *