Kondisi tersebut membuat status Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga.
“Gunung Semeru mengalami 29 kali letusan selama enam jam. Status Gunung Semeru masih Siaga,” ujar Petugas Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, dalam laporan tertulis, Rabu, 9 September 2026.
Dengan status tersebut, kawasan sekitar puncak dan sejumlah sektor aliran material vulkanik masih menjadi area yang harus dihindari.
Masyarakat dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru.





