“Setelah melakukan musyawarah dari lima calon yang diajukan, maka anggota AHWA secara mufakat untuk memilih KH Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin menjadi Ketum PBNU masa khidmah 2026-2031,” kata KH Anwar saat membacakan keputusan AHWA.
Menurut KH Anwar, rapat AHWA berlangsung tertutup di Ndalem Kasepuhan pada pukul 06.20 hingga 07.00 WIB. Rapat diawali dengan pembacaan Ummul Quran dan ditutup dengan doa yang dipimpin KH Anwar Manshur.
Berita acara penetapan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU disebut telah ditandatangani sembilan anggota AHWA.
Kesembilan anggota AHWA tersebut yakni KH Nurul Huda Dazuli, TGK KH Nuruzzahri Yahya, KH Baharuddin HS, KH Miftakhul Akhyar, KH Afifuddin Muhajir, KH Anwar Iskandar, KH Anwar Manshur, KH Said Aqil Siradj, dan KH Abun Bunyamin.
KH Miftakhul Akhyar dalam forum tersebut juga tercatat sebagai Rais Aam terpilih PBNU.
Latar Belakang Gus Kikin
Gus Kikin lahir pada 17 Agustus 1958. Ia merupakan cicit Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, salah satu tokoh pendiri Nahdlatul Ulama.





