Dalam kesempatan tersebut, Bagus juga mengapresiasi dan mendukung langkah pemerintah Indonesia memberikan beasiswa kepada mahasiswa Palestina yang belajar di Indonesia.
Bagus mengatakan, makna kemerdekaan tidak berhenti pada penghormatan terhadap jasa para pendiri bangsa. Generasi saat ini juga memiliki tanggung jawab untuk menentukan warisan yang akan diberikan kepada generasi mendatang.
“Pada akhirnya kemerdekaan bukan hanya tentang apa yang telah diwariskan para pendiri bangsa kepada kita, tetapi juga tentang apa yang akan kita wariskan kepada generasi setelah kita,” ujarnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh kader PKS Jatim mengisi kemerdekaan dengan kejujuran, keberanian dan kecintaan terhadap tanah air.
“Kita bangun negara tanpa melemahkan rakyat, kita bangun ekonomi tanpa meninggalkan keadilan dan kita rawat demokrasi tanpa merenggut kebebasan berekspresi,” tegasnya.
Selain upacara, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI PKS Jawa Timur juga diisi dengan Latihan Perempuan Siaga (Latansa) L1 di kawasan Coban Rondo, Kabupaten Malang, Ahad (9/8/2026).
Kegiatan yang diikuti kader perempuan PKS dari berbagai daerah di Jawa Timur tersebut menjadi sarana memperkuat kesiapsiagaan, kebugaran dan ketangguhan kader dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk potensi bencana. Latansa juga meneguhkan semangat siaga, berani dan setia dalam menjalankan peran di keluarga dan masyarakat.
Sementara itu, Jumat (14/8/2026), Ketua DPW PKS Jatim Bagus Prasetia Lelana bersama Sekretaris Muhamad Syadid, Wakil Sekretaris Bustanul Arifin dan pengurus DPD PKS Kabupaten Blitar melakukan ziarah ke makam Bung Karno di Blitar dan mengunjungi Istana Gebang.
Ziarah tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas kemerdekaan sekaligus penghormatan terhadap jasa Proklamator dan para pejuang bangsa. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para pahlawannya,” kata Bagus. (caa)



