Meskipun dampaknya tidak seberapa signifikan, karena Surabaya itu bisa dikatakan entry poinnya Indonesia. Jika ini tidak segera terselesaikan, Agus mengkawatirkan dampaknya akan mempengaruui jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, di Bangka Belitung dan wisata – wisata lain di indonesia.
Ada dua hal yang umum menjadi fokus wisatawan manca negara, satu keamanan, kedua kenyamanan. “ Ini harus segera diatasi, tentu dengan melibatkan partisipasi aktif dan seimbang antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.” katanya
Menurut dia, berbagai langkah pengembalian citra dan pencegahan harus meleibatkan semua element, baik pemerintah, polisi dan partisipasi aktif pelaku industry wisata serta masyarakat. Tujuannya agar rasa aman bisa tumbuh kembali. “Artinya, kita harus bisa buktikan bahwa sebenarnya Indonesia itu aman, kondusif, nyaman yang berkelanjutan.” Ujarnya



