Melalui wadah tersebut, masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan sekitar. Aspirasi yang masuk selanjutnya akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kewenangan yang berlaku.
“Artinya mendekatkan kepada komunitas. Sehingga masyarakat lebih dekat untuk menyampaikan permasalahan dan aspirasinya. Tentu akan kita tindak lanjuti,” katanya.
Selain menjadi ruang penyerapan aspirasi, Rumah Aspirasi juga diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dalam mencari solusi atas berbagai persoalan di daerah.
Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah kebutuhan sarana pendidikan, terutama ketersediaan sekolah jenjang SMA dan SMK di Surabaya.



