“Kami senang sekali bisa kembali mempererat tali persaudaraan dengan PKS. Kita memiliki sejarah kebersamaan yang panjang, dan hari ini kami ingin terus merawatnya demi kepentingan masyarakat Jawa Timur,” ujar Emil.
Emil menambahkan, tantangan pembangunan daerah ke depan membutuhkan komunikasi yang semakin intensif antarkekuatan politik.
“Dengan kondisi fiskal yang terus berubah dan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, diperlukan ruang dialog yang terbuka agar muncul solusi yang lebih komprehensif. Saya berharap komunikasi seperti ini terus berlanjut, bukan hanya di tingkat provinsi, tetapi juga sampai ke kabupaten dan kota,” katanya.
Dalam diskusi tersebut juga muncul gagasan untuk menghadirkan program pengabdian masyarakat secara bersama antara PKS dan Demokrat. Emil menilai kolaborasi lintas partai dalam kegiatan sosial akan memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat persatuan dalam melayani masyarakat.
Menutup sambutannya, Bagus mengajak seluruh peserta menjaga semangat kebersamaan melalui pantun yang disambut tepuk tangan peserta.
“Minum kopi di pagi hari, nikmat ditemani sepotong roti. PKS dan Demokrat bersinergi, menguatkan negeri sepenuh hati.”






